Pages: 1 2Next >Last »

Ikutilah Sunnah & Tinggalkan Bid-ah

Judul Buku: Ikutilah Sunnah & Tinggalkan Bid’ah
Penulis : Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad
Penerbit : Pustaka Al-Qabail
Tebal : 92 halaman
Fisik : 14,5 cm x 20,5 cm, UV, Soft Cover, shrink

Additional DescriptionMore Details

si Di antara Sifat Asy-Syari’ah (Al-Islamiyyah) adalah Kekal, Umum, dan Sempurna Pemutlakan Kata-Kata Sunnah Ayat dan Hadits Tentang Perintah Mengikuti As-Sunnah serta Menjauhi Bid’ah dan Maksiat Mengikuti As-Sunnah dalam perkara Furu adalah suatu Keharusan, Sebagaimana halnya dalam perkara Ushul Bid’ah adalah Kesesatan dan Tidak Ada Istilah Bid’ah Hasanah Perbedaan Antara Bid’ah Secara Bahasa dan Bid’ah Secara Syari’at Al-Mashalih Al-Mursalah Tidak Termasuk Bid’ah Ikutilah Sunnah, Tinggalkanlah Bid’ah! Bagusnya Niat Harus Disertai Kesesuaian dengan As-Sunnah Bahaya Bid’ah dan Pen) elasan Bahwa la Lebih Jelek dari Maksiat Bid’ah dalam I’tiqadiyyah, ‘Amaliyyah, dan Qauliyyah Bid’ahnya Menguji Manusia dengan Pribadi Tertentu Peringatan dari Sikap Saling Menjarah (Menyebutkan Kejelekan-Kejelekan Pihak Lain) dan Membid’ahkan Sebagian Ahlussunnah pada Masa Sekarang

Quantity

Old Price: IDR 16.500,00

Price: IDR 13.200,00

You save: IDR 3.300,00! (20.00%)

Loading Updating cart…
Sale

Fatwa-fatwa Ulama Kontemporer Bagian 2

Judul: Fatwa-fatwa Ulama Kontemporer Bagian 2
Bersama: Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah Bin Baz
Syaikh Muahmmad bin Shalih Al-Utsaimin
Haiah Al-Kibar Al-Ulama
Penerbit: Pustaka Al-Qabail
Tebal : 84 halaman
Fisik : 12 cm x 18 cm, soft cover

Additional DescriptionMore Details

Kafirkah Jika berhukum kepada selain hokum Allah? Bolehkan seorang wanita menyembelih binatang ternak? Apakah Sunnah-sunnah fitrah? Mengapa pikiran kita kacau di masjid yang ada kuburannya? Apa Hukum salat berjamaah? Apa hukum shalat memaka pakaian yang transparan? Apa hukum minum pil untuk mencegah haid? Apakah kita telah memperhatikan hak istri kita? Dan lainnya.

Quantity

Old Price: IDR 14.000,00

Price: IDR 11.200,00

You save: IDR 2.800,00! (20.00%)

Loading Updating cart…
Sale

Nasehat Berharga Tentang Ghibah Dan Adu Domba (Namimah)

Judul: Nasehat Berharga Tentang Ghibah dan Adu Domba (Namimah)
Terjemah: An-Nashaih Al-Mufidah Fi Tahrim Al-Ghibah Wa An-Namimah
Penulis: Muhammad bin Sulaiman Al-‘Alith
Penerbit: Pustaka Al-Qabail
Tebal : 44 halaman
Fisik : 10,5 cm x 16 cm, soft cover
Diskon: 20%

Additional DescriptionMore Details

Tahukah anda wahai saudaraku kaum muslirnin, sesungguhnya ghibah -membicarakan aib-, kekurangan orang lain tanpa ada keperluan dan kemaslahatan yang diperbolehkan oleh syariat termasuk salah satu dosa dari dosa-dosa besar yang ada. Allah telah berfirman: “Dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Hujurat: 12) Satu lagi yang tidak kalah besar dosanya adalah namimah -memindahkan ucapan seseorang orang kepada orang lain dengan maksud adu domba, mengobarkan api permusuhan dan kebencian di antara mereka. Dua perangai ini bagi mereka yang terpedaya seolah sangat nikmat di lisan, penyedap obrolan dan camilan ringan yang mengasyikkan. Tentu, kekhawatiran akan dosa dan siksa akibat dari keduanya tak lagi nikmat dan sedap bagi seorang mukmin yang memiliki rasa takut terhadap Rabbnya. Dia tak akan mau menjadi orang yang merugi di hari kiamat tidak dengan sebab kebaikannya telah habis dia bagi-bagikan kepada orang-orang yang dia ghibahi.

Quantity

Old Price: IDR 10.500,00

Price: IDR 8.400,00

You save: IDR 2.100,00! (20.00%)

Loading Updating cart…
Sale

Mengenal Lebih Dekat Jamaah Tabligh

Judul: Mengenal Lebih Dekat Jamaah Tabligh
Bersama: Syaikh Ahmad bin Yahya An-Najmi, Syaikh Hamud bin Abdillah At-Tuwaijiri, Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan
Penerbit: Pustaka Al-Qabail
Tebal : 112 halaman
Fisik : 12 cm x 18 cm, soft cover

Additional DescriptionMore Details

Mengenal Lebih dekat Jamaah Tabligh Kaum muslimin pecinta ilmu dan kebenaran yang mudah-mudahan dirahmati oleh Allah. Alhamdulillah telah hadir sebuah risalah manhaji dengan tema sebuah kelompok yang berasal dari India kemudian menyebarkan pemahamannya ke berbagai negara di dunia termasuk negeri kita Indonesia yaitu “Jama’ah Tabligh”. Tema ini dipandang penting karena begitu banyak muslimin yang terpengaruh dengan mereka tanpa mengetahui hakikat siapa mereka sebenarnya dan bagaimana akidahnya. Untuk melengkapi pembahasan, akan dinukilkan ulasan dan fatwa para ulama yang diambil dari berbagai sumber di antaranya: 1. Al-Qaul Al-Baligh fi At-Tahdzir min Jama’ah At-Tablighi, karya Asy-Syaikh Hamud bin Abdillah bin Hamud At-Tuwaijiri rahimahullah. 2. Al-Maurid Al-Adzb Az-Zalal fii Maa Untuqida `ala Ba’dhi Manahij Da’awiyyati min Al-`Aqaidi wa Al-A’mal oleh Asy-Syaikh Ahmad bin Yahya bil Muhammad An-Najmi rahimahullah. 3. Al-Ijabatu Al-Muhimmatu fi Al-Masyakili Al-Malammati karya Asy-Syaikh Shalih Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah. 4. Al-Ajwibah Al-Mufidah `An As-ilati Al-Manahiji Al-Jadidati Al Ajwibatu Al Mufidatu `An As-ilati Al-Manahiji Al-Jadidati karya Asy-Syaikh Shaleh Fauzai Al-Fauzan hafizhahullah.

Quantity

Old Price: IDR 18.000,00

Price: IDR 14.400,00

You save: IDR 3.600,00! (20.00%)

Loading Updating cart…
Sale

Mengapa Ulama Berselisih Pendapat

Judul: Mengapa Ulama Berselisih Pendapat
Terjemah: Raf’u Al-Malam ‘An Al-Aimah Al-A’lam
Bersama: Syaikhul Islam Ahmad bin Abdul Halim Ibnu Taimiyah
Penerbit: Pustaka Al-Qabail
Tebal : 106 halaman
Fisik : 14,5 cm x 20,5 cm, doff, soft cover

Additional DescriptionMore Details

Demikian luasnya ilmu di dalam syariat Islam sehingga menguasai seluruh hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah terjadi pada seorang pun dari umat ini. Tidak pada para ulama, imam-imam mujtahid, tabiin, tabiut-tabiin dan para sahabat sekalipun. Padahal mereka adalah orang-orang yang paling berilmu, faqih, bertaqwa, dan paling afdhal dalam Islam. Kita jumpai di antara mereka -setelah melalui ijtihadnya- terkadang memiliki pendapat atau fatwa yang berbeda dalam suatu permasalahan, di satu sisi mencocoki nash dan yang lain menyelisihinya. Banyak faktor yang menjadi penyebab, mayoritas karena belum sampainya hadits atau sunnah berkaitan dengannya Barangsiapa yang menyangka bahwa semua hadits yang shahih telah sampai kepada setiap imam atau imam tertentu, jelas dia telah terjatuh ke dalam kesalahan yang nyata. Karena konsekuensi anggapan ini adalah menjatuhkan vonis ancaman dan celaan tatkala ucapan dan pendapat mereka tersalah tanpa memandang sebab-sebabnya; padahal mesti kita yakini bahwa tidak satu pun dari mereka -rahimahumullah- yang sengaja menyelisihi sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan hadits yang shahih. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah mengupas tuntas permasalahan ini dan membantah syubhat-syubhat di dalamnya, membuka khasanah kita betapa luasnya ilmu Allah di dalam syariat-Nya hingga tidak seorang pun dapat meliputi keseluruhannya.

Quantity

Old Price: IDR 15.000,00

Price: IDR 12.000,00

You save: IDR 3.000,00! (20.00%)

Loading Updating cart…
Sale

STOP! Jangan Mudah Mengkafirkan dan Membid-ahkan

Judul: STOP! Jangan Mudah Mengkafirkan dan Membid’ahkan
(Kaedah Penerapan Hukum Kafir, Bid’ah, dan Fasik dalam Timbangan Al-Qur’an dan As-Sunnah)
Terjemah: Zhahir At-Tabdi’ Wa At-Tafsiq Wa At-Takfir Wa Dhawabituha
Bersama: Syaikh Shaleh Fauzan Al-Fauzan
Penerbit: Pustaka Al-Qabail
Tebal : 112 halaman
Fisik : 12 cm x 18 cm, doff, soft cover
Diskon: 20%

Additional DescriptionMore Details

Kekuatan ilmu yang telah diberikan Allah bagaikan cahaya yang menerangi kegelapan, yang dengan itu kita bisa membedakan jalan keimanan dengan kekafiran, maupun jalan yang lurus dengan yang sesat. Dengan hikmah-Nya Allah menentukan jalan keimanan dan kekafiran, sebagai motivasi, pujian dan janji akan beroleh pahala bagi siapa yang istiqamah di atas keimanan, serta peringatan, celaan dan ancaman mendapatkan siksaan atas mereka yang sombong dengan kekafiran dan kebid’ahan yang mereka lakukan. Sehubungan dengan itu syari at memberikan bimbingan, menjelaskan bagaimana sifat-sifat hamba yang mukmin, mubtadi (ahli bid’ah), dan kafir sehingga umat jelas dan tak samar lagi di dalam menempuh kebenaran dan berhati-hati dari perkara-perkara yang -rnembinasakan. Tentu saja kita pun mengimani semua itu tak lepas dari takdir Allah. Namun demikian, hendaknya kaum muslimin berhati-hati dan tidak boleh gegabah dalam menta’yin (memvonis) seseorang dengan kekafiran atau kebid’ahan karena kedua kedua hal tersebut memiliki konsekuensi-konsekuensi yang besar. Di antara tindakan yang fatal akibat kecerobohan dalam hal ini adalah mengkafirkan pemerintahan muslim sehingga muncullah kelompok radikal yang menghalalkan darah mereka dan melakukan pemberontakan, teror, pengeboman dan sebagainya. Demikian pula kelompok-kelompok sesat yang mengaku mengetahui siapa yang berhak menjadi penghuni surga dan neraka dan mengklaim kekafiran siapa yang tidak masuk dalam kelompok mereka. Buku ini menjelaskan sikap ahlussunnah seputar permasalahan ini.

Quantity

Old Price: IDR 15.000,00

Price: IDR 12.000,00

You save: IDR 3.000,00! (20.00%)

Sale

Ikutilah Sunnah Tinggalkan Bid-ah

Judul Buku: Ikutilah Sunnah Tinggalkan Bid’ah
Penulis: Asy-Syaikh Abdul Muhsin bin Hammad Al-Abbad Al-Badr
Penerbit: Pustaka Qabail
Fisik : 14,5 cm x 20,5 cm, uv, soft cover,
Tebal: 92 halaman

Additional DescriptionMore Details

Isi Di antara Sifat Asy-Syari’ah (Al-Islamiyyah) adalah Kekal, Umum, dan Sempurna Pemutlakan Kata-Kata Sunnah Ayat dan Hadits Tentang Perintah Mengikuti As-Sunnah serta Menjauhi Bid’ah dan Maksiat Mengikuti As-Sunnah dalam perkara Furu adalah suatu Keharusan, Sebagaimana halnya dalam perkara Ushul Bid’ah adalah Kesesatan dan Tidak Ada Istilah Bid’ah Hasanah Perbedaan Antara Bid’ah Secara Bahasa dan Bid’ah Secara Syari’at Al-Mashalih Al-Mursalah Tidak Termasuk Bid’ah Ikutilah Sunnah, Tinggalkanlah Bid’ah! Bagusnya Niat Harus Disertai Kesesuaian dengan As-Sunnah Bahaya Bid’ah dan Pen) elasan Bahwa la Lebih Jelek dari Maksiat Bid’ah dalam I’tiqadiyyah, ‘Amaliyyah, dan Qauliyyah Bid’ahnya Menguji Manusia dengan Pribadi Tertentu Peringatan dari Sikap Saling Menjarah (Menyebutkan Kejelekan-Kejelekan Pihak Lain) dan Membid’ahkan Sebagian Ahlussunnah pada Masa Sekarang

Quantity

Old Price: IDR 16.500,00

Price: IDR 13.200,00

You save: IDR 3.300,00! (20.00%)

Loading Updating cart…
Sale
LoadingUpdating…
Pages: 1 2Next >Last »