CD MP3 Pandangan Tajam Terhadap Politik

Judul CD MP3: Pandangan Tajam Terhadap Politik
Pembicara: Al- Ustadz Muhammad As-Sewed
Penerbit: Tasjilat As Salafy Jember (GemaIlmu.Com, Gema-Ilmu.Com)

Additional DescriptionMore Details

“Demokrasi Islam”, itulah kata mereka yang mengaku berjuang untuk menegakkan Islam di atas muka bumi ini. Sehinga partai-partai ‘Islam’ pun, banyak yang turut berlaga bak jamur dalam pesta demokrasi untuk memperebutkan pos-pos kekuasaan. Argumen yang selalu didengungkan adalah bagaimana agar umat Islam (baca: Aktivis) bisa menguasai kursi mayoritas di parlemen. Logikanya, jika telah menguasai mayoritas, maka akan menjamin lahirnya seorang pemimpin berakhlak Islam, produk perundang-undangannya dijamin Islami, dan seterusnya. Inilah yang menjadi ironi. Ketika para aktivisnya rajin mengkampanyekan aksi boikot produk Amerika, mereka justru mewarisi sistem politik barat, yaitu demokrasi yang notabenenya adalah “produk” AS yang coba dipaksakan untuk diterapkan di negara-negara muslim. Dengan demokrasi itulah, umat Islam dipaksa mendewakan jumlah. Padahal sejarah hitam FIS di Aljazair telah membuktikan, umat Islam yang 90 persen diatas kertas unggul segala-galanya harus rela dibabat habis oleh oposisi tentara pemerintah setempat. Inilah pembahasan menarik yang kami sajikan dalam CD ini. Pemaparan jelas dari Al Ustadz Muhammad As Sewed tentang sebab-sebab yang dapat mengangkat derajat umat Islam yang sekarang ini lebih cenderung direndahkan kaum barat. Selamat mendengarkan!

Quantity

Price: IDR 15.000,00

CD MP3 Polemik Tentang Negara Islam

Judul CD MP3: Polemik Tentang Negara Islam
Pembicara: Al- Ustadz Luqman Ba’abduh
Penerbit: Tasjilat As Salafy Jember (GemaIlmu.Com, Gema-Ilmu.Com)

Additional DescriptionMore Details

Negara Islam tak mesti harus diidentikan dengan sesuatu yang berbau darah. Karena diterapkannya hukum tersebut harus melalui seleksi ketat yang tidaklah terjadi kecuali terhadap sesuatu yang memang sudah parah keadaannya. Kenapa masalah ini harus dikemukakan? Ya..karena selama ini umat selalu di’hantu’-I siang-malam oleh sesosok algojo beringas yang siap menebas batang leher seorang terdakwa. Tragisnya, keadaan ini semakin diperparah ketika muncul para tokoh sekuler yang selalu menghembuskan gagasan gilanya guna menolak mentah-mentah syari’at yang mulia ini. Akhirnya statemen nyeleneh yang sejatinya kekufuran yang nyata menjadi sarapan umat yang tak mengerti permasalahan. Saudaraku seiman…bersatunya Islam tanpa sekat-sekat nasionalisme sempit adalah kondisi ideal yang didamba mayoritas umat Islam. Toh semua itu bukan hal baru, karena masyarakat Islam sesungguhnya pernah merasakan masa-masa itu beberapa abad silam. Akan tetapi kondisi tersebut tinggal sejarah belaka yang hingga kini belum terwujud kembali keharmonisan hidup di bawah satu kepemimpinan. Namun yang pasti, nilai-nilai Islam yang melingkupi kehidupan masyarakat dunia adalah keadaan yang mesti diperjuangkan dan diwujudkan demi terciptanya tatanan global yang damai dan berkeadilan. Sehingga tak ada lagi imprealisme politik dan ekonomi sebagaimana yang dikembangkan Amerika dan negara pemegang modal lainnya. Pun tak ada lagi diskriminasi warna kulit karena semuanya disatukan dibawah payung Islam. Akhirnya kekhilafahan menjadi sesuatu yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Namun persoalannya menjadi lain, ketika kekhilafahan menjadi tujuan utama dakwah. Sehingga segala cara dari ‘sekedar’ demonstrasi dengan mengusung tema-tema kekhalifahan hingga kudeta berdarah pun diterapkan guna mencapai tujuan tersebut. Tak ayal, kalau caranya saja sudah tidak di atas bimbingan generasi terbaik umat ini, maka kerusakanlah yang dihasilkan. Inilah tema hangat yang kami suguhkan dalam CD kali ini. Selamat mendengarkan!

Quantity

Price: IDR 15.000,00

Wajibnya Taat pada Pemerintah, Cahaya Tauhid Press

Judul: Wajibnya Taat pada Pemerintah
Judul Asli: al-Amru bi Luzum jamaah al-Muslimin wa Imamihim wa at-Tahdzir min Mufaraqatihim
Penulis: Syaikh Abdussalam bin Abdul Karim Barjas
Penerbit: Cahaya Tauhid Press (GEMA ILMU.com)
Fisik: Buku sedang, 14 x 20,5 cm, doff, soft cover, shrink
Tebal: 140 hal

Additional DescriptionMore Details

Dunia Islam dirunsung duka , keramahan dan santunya syariat tercoreng ulah sekelompok manusia. Mereka mewarisi nenek moyang jahiliyyah, penerus khawarij pertama. Menghujat dan menguambar aib penguasa. Mereka lupa, sekan terlepas dari dosa. Memecah persatuan, menyebar fitnah, menyususn rencana dan … pilih! Mundur, memisahkan diri, atau mengangkat senjata. Apa yang mereka dapatkan? Pertumpahan darah, runtuhnya kehormatan, bebasnya kemaksiatan, tercekik harga bahan pangan dan hilangnya rasa aman. Duhai … betapa banyak orang menginginkan kebaikan. Dia cari dengan cara keliru. Ternyata kesengsaraan yang dia alami. Penguasa adalah manusia biasa, takkan terlepas dari khilaf dan alpa. Sementara demikian berat amanah yang mereka embank, mengurus kemaslahatan umat, memberikan rasa aman, mengentas anak negeri. Suatu beban yang belum tentu “si pencela” itu mampu memikulnya. Kewajiban rakyat adalah menasehati mereka dengan baik tatkala tersalah, mendoakan kebaikan untuk mereka, tidak melepas tangan ketaatan pada perkara yang ma’ruf dan tidak memisahkan diri darinya. Ibarat satu jasad, rakyat dan pemerintah mesti bersatu. Rasakan manis dan pahitnya perjalanan bersama. Kaum muslimin tercinta, buku ini menuntun kita tuk mengetahui bagaimana selayaknya seorang mukmin bermuamalah dengan pemimpinnya. Dan mesti kita camkan, bahwa memberontak, menghujat, mencela, mengumbar aib, berdemo, aksi terror, memisahkan diri, gerakan rahasia, atau saja namanya … bukankah ajaran Islam dan Islam berlepas diri dari pelakunya?

Quantity

Old Price: IDR 15.000,00

Price: IDR 12.000,00

You save: IDR 3.000,00! (20.00%)

Loading Updating cart…
Sale
LoadingUpdating…