Majalah Fawaid Edisi 16 vol 02 Dzulqodah-Dzulhijjah 1436H September-November 2015M

Rp 12.000

Deskripsi

majalah-fawaid-edisi-16-vol-02-dzulqodah-dzulhijjah-1436h-september-november-2015mJudul: Majalah Fawaid Edisi 16 vol 02 Dzulqodah-Dzulhijjah 1436H September-November 2015M
Tema : Mengenal Ulama Pewaris Para Nabi
Penerbit: Ma’had al-Manshuroh
Tebal: 104 halaman
Fisik: 15 cm x 23 cm, uv, soft cover
Harga: Rp 12.000 (Jawa) Rp.14.000 (Luar Jawa)

UNTUK KALANGAN SENDIRI

Salam Pengantar Majalah Fawaid Edisi 16 vol 02 Dzulqodah-Dzulhijjah 1436H September-November 2015M

Assallamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuhu

Memilih Ulama pun Tidak Mudah. Itulah topik utama yang dibahas dalam Majalah Fawaid Edisi 16 vol 02 Dzulqodah-Dzulhijjah 1436H September-November 2015M

Ulama adalah pewaris nabi; Demikian Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam menyatakan dalam salah satu sabda beliau, yang menunjukkan betapa tinggi dan mulia kedudukan ulama. Dengan keberadaan para ulama, umat ini akan senantiasa terbimbing di atas kebenaran. Dengan bimbingan para ulama pula, umat ini bisa menghindari jalan-jalan kesesatan yang demikian marak bermunculan di masa sekarang.

Sungguh, betapa butuhnya umat ini kepada para ulama. Namun, untuk bisa mengetahui siapa ulama yang sesungguhnya – yang berjalan di jalan Alloh ta’ala dan ikhlas memperjuangkan agama-Nya – ternyata tidak mudah. Demikian banyak tokoh dianggap sebagai ulama. Masing-masing kelompok (hizb) yang ada mempunyai ulama dan tokoh yang dijadikan sebagai panutan.

Sebut saja misalnya tokoh berpemahaman Khowarij dari kalangan teroris semisal Usamah bin Laden. Oleh para pengikutnya, ia disebut sebagai ulama. Padahal tak jelas dari sisi keilmuan apa ia bisa disebut sebagai ulama. Pada kenyataannya ia hanyalah seorang sarjana ekonomi.

Tokoh lainnya yang sering diulamakan adalah Sayyid Quthub. Pemikir dari kelompok Ikhwanul Muslimin yang mati di tiang gantungan ini begitu dielu-elukan oleh para pengikutnya sebagai ulama besar. Pada kenyataannya, ia tak lebih dari seorang pemikir yang memiliki demikian banyak penyimpangan. Satu di antara pemikiran menyimpang dari Sayyid Quthub adalah menganggap tidak ada lagi kaum muslimin yang menegakkan hukum-hukum Alloh ta’ala di muka bumi ini. Maka ini adalah sebuah pemikiran takfir (pengkafiran) yang sangat berbahaya.

Berikutnya, sebut saja Ali Hasan al-Halabi. Dalam beberapa waktu terakhir ini ia telah mampu ”mengharu-biru” dunia salafiyyin dengan berbagai statement aneh dan nylenehnya. Tak ayal para ulama pun mentahdzir umat dari berbagai pemikiran sesat Ali Hasan al-Halabi.

Meski begitu, masih saja ada orang yang mau menjadi pembela dan pengikut buta Ali Hasan. Merekalah para Halabiyyun, yang di Indonesia semakin terlihat jelas kemana arah “gerakan” mereka. Pelan tapi pasti mereka mengikuti jejak pendahulunya dari kalangan IM, yang di Indonesia tergabung dalam Partai Keadilan Sejahtera. Ya, para Halabiyyun sedang terus merintis jalan agar  kelak mereka bisa seperti orang-orang PKS, yang ”tega” menjadikan dakwah sebagai komoditi untuk mendapatkan sedikit dari dunia. Allohul musta’an.

Jangan lupa pula dengan Muhammad al-Imam, si tolih yang penuh dengan kontroversi. Tak perlu disebutkan di sini berbagai penyimpangan Muhammad al-Imam, karena telah demikian banyak benjelasan tentang hal tersebut.

Dalam keadaan penyimpangan yang demikian terang, bak matahari di siang bolong, toh masih saja ada manusia yang menutup mata dan justru menjadi pengikut fanatiknya.

Maka, sekali lagi, pengetahuan tentang kriteria ulama, sangat perlu kita kuasai. Karena ternyata untuk “sekadar” tahu mana ulama yang “benar” dan mana ulama yang jahat pun tidak mudah. Demikian banyak “ulama” berkeliaran di sekitar kita. Sehingga kita butuh ilmu untuk memilah mana di antara mereka yang akan kita jadikan sebagai panutan dan pembimbing.

Fawaid edisi kali ini mengangkat topik utama tentang kriteria ulama, yang tentunya kami sangat berharap akan memberikan manfaat yang besar bagi segenap pembaca.

Kami sampaikan pula, bahwa mulai edisi 15 Fawaid dengan terpaksa kami cetak menggunakan kertas buram karena beberapa pertimbangan ekonomi, yang semua ini kami lakukan agar Fawaid tetap bisa eksis menyapa pembaca. Semoga pembaca bisa memakluminya. Wallohu a’lam.

Daftar isi Majalah Fawaid Edisi 16 vol 02 Dzulqodah-Dzulhijjah 1436H September-November 2015M :

  • Tawasul
  • Mengenal Ulama Penerus Para Nabi
  • Inilah Muhammad Al Imam
  • Makar Syiah Dibalik Tragedi Mina
  • Bagaimana Berinteraksi Dengan Ahli Bid’ah?
  • Prinsip Yang Dilupakan : Diam Ataukah Bicara Ketika Terjadi Fitnah.
  • Al Asma’ wa Shifat
  • Benda Najis (bag; 3)
  • Khiyar (bag 2)
  • Bersikap Rahmah Terhadap Anak
  • Menyingkap Tabir Kesesatan Sebagian Dai (bag 2)

Wassallamu’alailkum Warohmatullohi Wabarokatuhu.

Additional information

Berat 0.1 kg

Anda mungkin juga suka…