Diskon!

Les Gaulois Pertempuran Mujahidin vs Laskar Francs

Rp 59.000 Rp 47.200

Stok kosong

Deskripsi

les-gaulois-pertempuran-mujahidin-vs-laskar-francsJudul : Les Gaulois Pertempuran Mujahidin vs Laskar Francs di Poitiers Perancis, 732M
Penyadur : Abu Abdillah al-Watesi
Penerbit : Assalam Group (Sketsi Publishing)
Ukuran : 15 x 23 cm, doff, srink, 123 halaman
Cetakan : Desember 2014H
Harga : Rp. 59.000
Harga disini : Rp. 47.200
Discount 20%

Sinopsis Buku Les Gaulois Pertempuran Mujahidin vs Laskar Francs

Inilah hikayat yang tertutup kabut selama 13 abad. Inilah perjalanan jihad di titik terdalam, tepat di jantung Eropa. Sekaligus perjalanan terjauh yang pernah dijangkau para perindu syahid hingga detik ini. Sebuah pertempuran antara mujahidin dengan laskar Franc yang terjadi pada tahun 732M di tataran Poitiers di negeri Perancis. Sebuah epok tentang keteladanan para prajurut Islam yang gerakannya telah mengguncang kerajaan-kerajaan Kristen Eropa saat itu. Nama mereka harum semerbak sebagai para pahlawan Islam. Mereka telah mengukir prestasi besar dan catatan gemilang yang menjadi peninggalan berharga bagi generasi penerus Islam.
Kata mereka…

Ahli sejarah modern setuju bahwa Battle of Poitiers adalah peperangan yang paling penting dalam sejarah penaklukan Dinasti Umayyah. Kekalahan telah ksatria Islam dalam perang ini salah satu penyebab terbesar runtuhnya dinasti tersebut. Di sisi lain, peperangan ini menyebabkan Eropa hingga kini langgeng dalam agama Kristen, bukan Islam. Peperangan ini terjadi dua puluh tahun setelah Dinasti Umayyah memulai misi pembebasannya ke Eropa. Dimulai dari penaklukanmereka terhadap bangsa Visigoth, sudatu kerajaan Kristen di Iberian Peninsula pada tahun 711H. Kemudian berlanjut ke negeri Franc, daerah bagian Gaul, salah satu propinsi di Kerajaan Romawi yang lebih dikenal dengan nama Galia. Pada saat itu milisi Ummayyah sudah mulai merambah ke utara, yaitu Aquitaine dan Burgonde, memenangkan peperangan besar di Bordeaux dan menyerbu Autun. Apa kata orang-orang Eropa tentang Perang Poitiers yang dahsyat ini?

“Seandainya Charles Martel tidak menang, kita kemungkinan besar sudah beragama Islam, yaitu sebuah ajaran yang mengagungkan kepahlawanan dan membuka Surga ketujuh untuk para pejuang yang berani saja.” -Adolf Hitler, 1942-

“Kalau saja para ksatria Islam memperoleh kemenangan pada perang Poitiers pasti kami akan melihat al-Qur’an itu dibaca dan dipelajari di Oxford dan Cambridge.”-Edward Gibbons-

Simaklah kisah lengkap para ksatria Islam tersebut dalam Buku Les Gaulois Pertempuran Mujahidin vs Laskar Francs ini!

Additional information

Berat 0.2 kg