Pages: 1 2Next >Last »

Pewaris Para Nabi

Judul: Pewaris Para Nabi
Terjemah: Warratsatul Anbiya'
Pengarang: Syaikh Abdul Malik bin Muhammad Al-Qashim
Penerbit: Cahaya Ilmu Press (Pustaka Al-Haura)
Tebal : 196 halaman
Fisik : 14,5 cm x 21 cm, uv, soft cover

Additional DescriptionMore Details

Tak bisa dipungkiri, manusia lebih butuh ilmi syar'i daripada seteguk air dan sesuap nasi. Dengan ilmu mereka lebih tertata lagi terkendali. `Dengan ilmu mereka lebih bisa memadamkan ambisi dan mematikan emosi. Tanpanya, hawa dan gejolak jiwa kan membara tak bisa direda. Tanpanya, ambisi harta dunia terus menggelora dan`, membakar asa menuju kegundah-gulanaan sepanjang ma'sa. Ilmu tersebut hanya akan diperoleh dari Pewaris Para Nabi. Siapakah mereka? Tak lain merekalah Ulama Robbani yang teguh istiqomah memegang Kitab Suci dan besungguh-sungguh menghidup suburkan Sunnah Nabi dan memadamkan setiap api penyimpangan dari Ilmu Syar'i. Dalam Risalah ini akan anda temukan cuplikan kisah dan kehidupan mereka, kesungguhan dan kesabaran mereka dalam menuntut ilmu. Bagaimana pula dengan Himmah mereka„apa saja langkah dan kiat mereka dalam rnendapatkan ilmu? Akhirnya kitapun dengan tulus lagi jujur akan menyatakan: "Aina Nahnu min Haa'ulaa'?"

Quantity

Old Price: IDR 28.000,00

Price: IDR 22.400,00

You save: IDR 5.600,00! (20.00%)

Loading Updating cart...
Sale

Mahkota Yang Hilang, Cahaya Ilmu Press

Judul: Mahkota Yang Hilang
Terjemah: At-taj Al-Mafquud
Pengarang: Faishal bin Qa'id Al-Hasyidi
Penerbit: Cahaya Ilmu Press (Pustaka Al-Haura)
Tebal : 148 halaman
Fisik : 14,5 cm x 21 cm, uv, soft cover

Additional DescriptionMore Details

Bersimpuh di hadapan guru, ternyata tidak melulu untuk mengambil ilmu, lebih dari itu. Bahkan, dahulu mereka para ulama Salaf, dengan sengaja duduk di hadapan gurunya bukan umtuk mengambil ilmu, tetapi untuk mengambil perangai, penampilan dan akhlak sang guru. Ibnu Muflih rahimahullah berkata: "Dahulu majelis (AI-Imam) Ahmad dihadiri sekitar 5000 orang atau lebih. Yang menulis kurang dari 500 orang. Adapun sisanya, belajar adab dan samt yang baik dari beliau." Ibnul Jauzi rahimahullah berkata: "Sungguh dahulu ada sekelompok salaf yang sengaja pergi menuju seorang hamba yang shalih untuk melihat samt dan hadyu, bukan untuk mengambil ilmunya. Karena hadyu dan samt merupakan buah dari ilmunya." Pembaca Hafidhokumullah Buku ini berjudul Mahkota Yang Hilang. Apa yang dimaksud oleh Penulis dengan judul tersebut? Dengan seksama dan teliti Insya Allah antum akan dapatkan Mahkota Yang Hilang dalam risalah ilmiah ini. Semoga Allah senantiasa membimbing kita menuju Akhlak yang Karimah dan Mahmudah. Amin ya Mujibas Sailin.

Quantity

Old Price: IDR 22.000,00

Price: IDR 17.600,00

You save: IDR 4.400,00! (20.00%)

Loading Updating cart...
Sale

Akhirnya Allah pun Menerima Taubat (Tobat) Mereka

Judul: Akhirnya Allah pun Menerima Taubat Mereka
Terjemah: Syarah Riyadhush SHalihin bab AT-Taubah
Pengarang: Asy-Syaikh MUhammad bin Shalih Al-Utsaimin
Penerbit: Cahaya Ilmu Press (Pustaka Al-Haura)
Tebal : 192 halaman
Fisik : 14,5 cm x 21 cm, uv, soft cover
Disc: 20 %

Additional DescriptionMore Details

Buku ini akan bertutur tentang permasalahan tobat, bagaimana seseorang itu dikatakan telah bertobat? Adakah syarat-dan konsekuensi dari tobatnya? Bagaimana pula jika kesalahan tersebut tidak semata-mata terkait dengan hak Allah, tetapi juga terkait dengan hak makhluq-Nya? Dan pertanyaan-pertanyaan lain seputar permasalahan ini Insya Allah akan ditemukan: jawabannya pada risalah ini. Juga akan dipaparkan bagaimana Kekasih Allah Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang senantiasa mendawamkan Istighfar dan tobat kepada-Nya dalam keadaan Beliau telah diampuni dosa-dosanya baik yang telah lalu maupun yang kemudian. Juga, akan disuguhkan kepada Pembaca kisah-kisah pada masa lalu penuh hikmah dan faedah berharga, diantaranya: - Kisah Pembunuh 100 Nyawa - Kisah Ka'ab bin Malik dan Kedua Temannya - Tobat seorang Wanita dari perbuatan Zina Saudaraku Pembaca Rahimakumullah .... Banyak Faedah dan Pelajaran yang bisa kita petik dari kisah mulia ini: Allah memberi nikmat kepada hamba dengan melindunginya dari maksiat yang ingin dilakukannya Kemudian Allah ganti dengan keteguhandan kekokohan pendirian dengan lawan dari perbuatan yang hendak dia lakukan. Kisah Pembunuh 100 nyawa, Kisah Ka’ab bin Malik dan dua temannya serta Kisah Tobatnya wanita yang terjatuh dalam perbuatan Zina, sebagai salah satu bukti dari bukti-bukti yang ada tentang Keagungan dan Kebasaran Allah. Adapun kisah selengkapnya, dan faedah apa sata yang bisa diambil dari kisah berharga ini, silahkan membacanya dengan seksama apa yang dituturan oleh Syaikh Al-Faqih Muhammad bin Shalih AL-Utsaimin dengan harapan semoga Allah memberikan kepada kita pertolonan, bimbingan dan tafiq sehingga kita mampu menapaki dan meneladani jejak salaf shalih. Amin …

Quantity

Old Price: IDR 29.000,00

Price: IDR 23.200,00

You save: IDR 5.800,00! (20.00%)

Loading Updating cart...
Sale

Studi Kritis Terhadap Peringatan Malam Nishfu Sya-ban

Judul: Studi Kritis Terhadap Peringatan Malam Nishfu Sya'ban
Terjemah: Taslih Asy-Syuj'an Bi HUk Al-Ihtifal Bi Lailah An-Nishfi Min Asy-Sya'ban
Pengarang: 'Aqil bin MUhammad bin Zaid Al-Maqthiri Al-Yamani
Taqdim: Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi'i
Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab Al-Wushabi
Penerbit: Cahaya Ilmu Press (Pustaka Al-Haura)
Tebal : 96 halaman
Fisik : 14,5 cm x 20,5 cm, uv, soft cover

Additional DescriptionMore Details

Telah warid hadits-hadits yang menunjukkan keutamaan bulan Sya'ban di antaranya hadits yang dikeluarkan oleh Al-Imam A1-Bukhari rahimahullah, juz 4, hal. 213, bahwasanya'Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata: `Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa hingga kami berkata bahwa beliau tidak berbuka. Dan beliau berbuka hingga kami berkata bahwa beliau tidak berpuasa. Dan aku belum pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyempurnakan puasa satu bulan, kecuali pada bulan Ramadhan. Dan aku belum pernah melihat beliau di dalam satu bulan lebih banyak melakukan puasa dari pada bulan Sya'ban." Dan hadits-hadits yang lainnya. Namun, sangat disayangkan adanya kaum muslimin yang memahami keliru tentang perkara ini, sehingga banyak mereka yang melakukan amalan amalan tertentu dan mengkhususkan untuk bulan Sya'ban ini. Lebih khusus lagi pada malam Nishfu Sya'ban. Benarkah yang deimikian? Adakah tuntunannya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam? Atau dari para shahabatnya? Atau dari para ulama? Melalui risalah ini, pembaca akan mendapatkan penjelasan seputar masalah ini. Juga akan dipaparkan beberapa syubhat yang beredar di tengah masyarakat muslimin dan jawaban dari berbagai syubhat tersebut.

Quantity

Old Price: IDR 15.000,00

Price: IDR 12.000,00

You save: IDR 3.000,00! (20.00%)

Loading Updating cart...
Sale

Wasiat-wasiat dalam Al-Qur-an dan As-Sunnah

Judul: Wasiat-wasiat dalam Al-Qur'an dan As-Sunnah
Terjemah: Al Washaayaa fii Al Kitab wa As Sunnah
Pengarang: Syaikh Dr. Ali bin Muhammad Nashir Al-Faqihi
Penerbit: Cahaya Ilmu Press (Pustaka Al-Haura)
Tebal : 196 halaman
Fisik : 14,5 cm x 20,5 cm, uv, soft cover
Disc: 20 %

Additional DescriptionMore Details

Buku ini adalah terjemahan dari tulisan Fadhilatus Syaikh DR Ali bin Muhammad Nashir Al Faqihi yang berjudul "Al Washaayaa fii Al Kitab wa As Sunnah" Yang kemudian kami beri judul “Wasiat-wasiat dalam Al Qur'an dan As Sunnah". Dalam kumpulan wasiat ini akan kita dapatkan keterangan tentang: - Keutamaan dan keadilan Para Sahabat Nabi secara umum dan janji Jannah yang telah Allah Azza Wa Jalla siapkan bagi mereka dalam Al Qur'an dan As Sunnah - Ucapan sebagian Ulama Salaf tentang orang-orang yang mencela mereka - Fadhilah Abu Bakar Ash Shiddiq - Fadhilah Umar bin Al Khaththab - Bagaimana sempurnanya baiat untuk Utsman - Fadhilah'Utsman bin'Affan - Fadhilah Ali bin Abi Thalib dan hubungan beliau dengan para khalifah yang sebelumnya - Fadhilah Ali bin Abi Thalib dan hubungan beliau dengan Umar bin Al Khaththab - Fadhilah Ali bin Abi Thalib dan hubungan beliau yang bersifat pribadi dengan Umar yang semakin erat dengan pernikahan - Hak-hak ahlul bait Maha Suci Allah yang telah berfirman: "Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar). Mereka mengatakan: "Wahai Rabb katni, berilah ampunan kepada kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Wahai Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang." (Al Hasyr: 10)

Quantity

Old Price: IDR 28.000,00

Price: IDR 22.400,00

You save: IDR 5.600,00! (20.00%)

Loading Updating cart...
Sale

Mengapa Rasulullah Marah?

Judul: Mengapa Rasulullah Marah?
Terjemah: Kasyfu Al-Kurab Lim HAshala Lin Nabiy Min Al-Ghadhab
Pengarang: Muhammad bin Ahmad Al-Khudasyi Al-Adani
Taqdim: Syaikh Yahya bin Ali Al-Hajuri
Penerbit: Cahaya Ilmu Press (Pustaka Al-Haura)
Tebal : 196 halaman
Fisik : 14,5 cm x 20,5 cm, uv, soft cover

Additional DescriptionMore Details

Pernahkah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam marah? Mengapa beliau marah? Kapan beliau marah? Marah, pantaskah manusia berhias dengannya? Marah, selalukah tercela kesudahannya? Marah, haruskah dicampakkan dari diri seorang da'i dalam dakwahnya? Kapan manusia harus marah? Kapan seorang da'i harus marah? Kapan manusia harus meninggalkan marah? Kapan seorang da'i meninggalkan marah? Insya Allah pertanyaan-pertanyaan tersebut akan dijawab dalam risalah yang ringkas ini. Tentunya, penjelasan dan jawabannya adalah bersumber dari nash Al Qur'an dan Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang Shahihah. Itulah kebiasaan Ulama Ahlus Sunnah wal Jama'ah yang harus diwarisi oleh setiap muslimin dalam hidupnya. Semoga risalah ini dapat memberikan manfaat kepada segenap kaum muslimin yang membaca buku ini, dan semoga Allah menjadikannya amalan yang ikhlas hanya mengharap Wajah Allah semata. Amin yaa Robbal 'Alamin.

Quantity

Old Price: IDR 22.500,00

Price: IDR 18.000,00

You save: IDR 4.500,00! (20.00%)

Loading Updating cart...
Sale

Berkenalan dengan Jamaah Tabligh

Judul: Berkenalan dengan Jamaah Tabligh
Terjemah: Al-Khithab Fii Jamaah At-Tabligh
Pengarang: Faishal bin 'Abduh Qa'id Al-Hasyidi
Taqdim: Syaikh Yahya bin Ali Al-Hajury
Penerbit: Cahaya Ilmu Press (Pustaka Al-Haura)
Tebal : 132 halaman
Fisik : 14,5 cm x 20,5 cm, uv, soft cover
Disc: 20 %

Additional DescriptionMore Details

Jama'ah ini begitu pesat perkembangannya. Begitu cepat menyebar di tengah masyarakat. Hampir setiap Surau, Mushola atau Masjid di kota maupun di desa pernah disinggahinya. Adakah atsar yang ditinggalkan kala mereka bergegas melanjutkan khurujnya? Mengapa Jama'ah ini pesat menjamur di masyarakat awam? Adakah ciri khas mereka? Apa daya tarik mereka? Risalah ini bertutur seputar Jama'ah Tabligh. Darimana asal muasalnya, siapa pencetusnya, siapa saja tokoh pemimpinnya, apa saja asas dakwahnya, dan permasalahan lain yang terkait erat dengan Jama'ah ini. Risalah ini juga dilengkapi nasehat dan bimbingan dari para Masyayikh dalam menyikapi dan berinterkasi dengan Jama'ah ini antara lain: Asy Syaikh Muhammad bin Ibrahim Alusy Syaikh, Asy Syaikh 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz, Asy Syaikh Al Muhaddits negeri Syam Muhammad Nashiruddin Al Albani, Asy Syaikh Al Muhaddits Jazirah Arab Muqbil bin Hadi Al Wadi'iy, Al 'Allamah Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al 'Utsaimin Rahimahumullah dan selain mereka. Harapan kami, semoga risalah ini dapat membimbing kaum muslimin untuk bersikap tepat terhadap Jama'ah ini dan dapat mengambil faedah berharga lainnya.

Quantity

Old Price: IDR 18.000,00

Price: IDR 14.400,00

You save: IDR 3.600,00! (20.00%)

Sale
LoadingUpdating...
Pages: 1 2Next >Last »