Aliran sesat Firqah Hizbiyyah
CD MP3 Tips Agar Anak Anda Tidak Menjadi Teroris
Judul CD: CD MP3 Tips Agar Anak Anda Tidak Menjadi Teroris
Pembicara: Al-Ustadz Luqman Ba ‘Abduh
Tasjilat At-Tuqa
Disc: 20 %
Mitos Wahhabi
Judul Buku: Mitos Wahhabi
Penulis: Asy Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu
Penerjemah: Abu Muhammad Farhan dan Abu Yusuf Abdurrahman
Muraja’ah: Abu Isma’il Fuad, Lc
Tebal: 116 + X halaman
Ukuran buku: 14 x 21 cm
Sampul: Ivory, lapis dov
Disc: 20 %
Beginilah Sikap Salaf terhadap Ahlul Bid-ah!
Judul: Beginilah Sikap Salaf terhadap Ahlul Bid’ah!
Penulis : Asy Syaikh Zaid bin Muhammad Al Madkhali
Penerjemah : Al Ustadz Abu Abdirrahman Abdul Aziz
Ukuran : 14 x 21
Tebal : 122 Halaman
Cover : Doff
Kertas Isi : HVS
Meluasnya beragam penyimpangan di dalam kaum muslimin tidaklah bisa lepas dari tersebarnya buku-buku ahlul bid’ah. Beragam buku yang berisi banyak kesesatan tersebut telah membawa kaum muslimin ke dalam banyak penyimpangan dalam masalah aqidah, manhaj, ibadah, dan di dalam banyak lagi aspek-aspek keberagamaan mereka. Untuk melindungi kaum muslimin, para ulama sejak masa salaf sampai pada saat ini senantiasa bangkit membantah para ahlul bid’ah serta memperingatkan umat dari kerancuan pemikiran mereka. Di dalam buku ini, penulis menyajikan beragam ucapan para salaf sebagai sikap berlepas dirinya mereka dari para ahlul bid’ah serta buku-buku mereka. Dengan membacanya, kami harap para pembaca bisa meneladani sikap para salaf yang begitu antipati terhadap semua ahlul bid’ah. Dengan meniru sikap mereka, semoga Allah Azza wa Jalla melindungi diri kita dari terjatuh kepada penyimpangan yang ditimbulkan oleh para ahlul bid’ah tersebut.
Ada Apa dengan Sufi?
Judul: Ada Apa dengan Sufi?
Penulis: Asy Syaikh DR Muhammad bin Rabi’ Al Madkhali
Penerjemah: Abdurrahman Al Bantuli
Muroja’ah: Al Ustadz Abu Ismail Fuad
Tebal: 84 Halama
Ukuran: 10,5 x 14 cm (buku saku)
Fisik: HVS 60, cover dov
Disc: 20 %
Sufi dan tasawwuf adalah dua hal yang tak akan pernah berpisah. Kata sufi dan tasawuf bukan hal asing di telinga kita semua. Tidak muda, tua, kaya ataupun miskin, hampir semua mengenal kedua istilah ini. Dan nampaknya kebanyakn kaum muslimin mempunyai ketertarikan yang begitu besar kepada manhaj yang satu ini. Aktifitas manajemen qalbu dan bersih hati adalah aktifitas andalan kaum sufi untuk menarik hati kaum muslimin, karena dakwah kepada akhlaq tidak akan mungkin ditolak manusia secara umum. Tapi, apakah seindah itu jalan dakwah kaum sufi? Apa dan bagaimanakah hakikat perjalanan dakwah mereka? Bagaimana sikap ulama ahlussunnah terhadap mereka? Dan bagaimana sesungguhnya wajah mereka di depan cermin Al Quran dan As Sunnah bi fahmi salafil ummah? Simak jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di atas dalam buku ini. Semoga bermanfaat dan selamat membaca!
Nasehat Untuk Mereka Yang Salah Jalan Mengganggap Terorisme sebagai Jihad
Judul: Nasehat Untuk Mereka Yang Salah Jalan Mengganggap Terorisme sebagai Jihad
Penulis: Syaikh Abdul Muhsin bin Hammad Al Abbad Al Badr
Penerbit: Cahaya Tauhid Press
Tebal : 140 halaman
Fisik : 14,5 cm x 21 cm, UV, Shrink
Terorisme Bukan Jihad, Pemahaman Jihad Keliru Tak Lurus
Judul: Terorisme Bukan Jihad, Upaya Meluruskan Pemahaman Yang Keliru Tentang Jihad
Asli: Al-Jihad Wa Dhawabituha Asy-Syar’iyyah
Penulis: Syaikh Dr. Shaleh bin Fauzan bin Al-Fauzan
Penerbit: Pustaka Ar-Rayyan
Tebal : 112 halaman
Fisik : 12 cm x 18 cm, uv, shrink, soft cover
Disc: 20 %
Bolehkah seseorang membunuh para duta dan turis asing kafir yang dating ke negeri kita? Allamah Ibnu Baz rahimahullah ditanya tentang hukum melakukan penyerangan kepada orang’ orang asing yang melakukan kunjungan dan tour ke negeri Islam. Beliau menjawab: “Hal ini tidak dibolehkan, penyerangan tidak diperbolehkan kepada siapapun, baik mereka dalam keadaan sedang melakukan kunjungan atau dalam rangka bekerja, karena mereka adalah orang-orang yang mendapatkan jaminan keamanan masuk dengan aman, maka tidak diperkenankan melakukan penyerangan terhadap mereka “. Bagaimana dengan tindakan PENGEBOMAN? Untuk kasus yang semisal pernah dijawab oleh Asy Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah. Beliau memberikan komentar tentang tragedy pengeboman di Kota Al-Khubar Saudi Arabia: “Tidak diragukan lagi bahwa tindakan ini tidak seorangpun yang meridhainya, setiap orang yang berakal, lebih-lebih seorang mukmin. Karena perbuatan itu menyelisihi Al-Kitab dan As-Sunnah, dan juga di dalamnya terkandung pencorengan terhadap Islam dari dalam dan luar. Oleh karena itu perbuatan durjana ini dikategorikan sebagai sebusuk-busuknya perbuatan durjana, akan tetapi dengan kekuatan Allah bahwasanya orang-orang yang dzalim itu pasti tidak akan selamat, insya Allah mereka akan tergelincir, dan mereka akan mendapatkan balasannya…” Bukanlah jihad menumpahkan darah orang-orang kafir dengan cara yang tidak benar, bahkan tujuan utama disyariatkannya jihad di dalam islam ialah untuk menegakkan agama Allah di muka bumi, memberlakukan syariatnya serta mengentas manusia dari peribadatan kepada hamba menuju peribadatan hanya kepada Allah, dan dari kelaliman agama-agama kepada keadilan Islam.
Aqidah Wihdatul Wujud Sayyid Quthb
Judul: Aqidah Wihdatul Wujud Sayyid Quthb
Penulis: Asy-Syaikh Rabi’ Bin Hadi Al-Madkhaly
Penerbit: Pustaka Ar-Rayyan
Tebal : 92 halaman
Fisik : 12 cm x 18,5 cm, doff, shrink, soft cover
Disc: 20 %
Ketika taqlid telah mendera, ketika fanatisme golongan telah menggumpal dalam dada, maka yang muncul adalah sebuah pembelaan buta. Tak peduali bahwa tokoh yang dibela tersebut mencela para shahabat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, mencela Nabi Musa, mengejek beliau dan mengejek siapa yang membela para shahabat, serta mendukung Aqidah Wihdatul Wujud dan Nirwana Hindu. Sayyid Quthb, sanga tokoh, sejatinya tak hanya dibela. Pemikiran-pemikirannya diakui atau tidak , bahkan telah mengkristal menjadi sebuah ‘kebenaran’ baru. Sehingga bagi pemujanya, kesesatan dan bid’ah tersebar yang dilontarkan sayyid Quthb hanya dimaknai sebagai kekeliruan semata. Gelar Asy-Syahid di depan nama sang tokoh pun menjadi cermin kecil dari buta yang menginap di benak aktifis Ikhwanul Muslimin, Quthbiyyun, serta orang-orang yang memujanya. Maka buku ini adalah sebuah upaya meredam sekaip pembelaan “gelam mata” yang bertubi-tubi diarahkan kepada para pencari kebenaran.
Updating…


